Rabu, 26 Agustus 2015

Yokoso Japan



JAPAN – 14 d/13 N Adventures

Thanks God… semua ini tercapai karena berkat dan penyertaanMu….



Pingin membantu keefisienan di dalam menyusun itinerary dan adventure oriented, aku mau share beberapa cara singkat dan padat : sesingkat mungkin, sepadat perjalanan dan isinya, tanpa mengurangi kualitas penyajian buat teman2 terkasih untuk mendapat informasi yang aku rasa cukuuuplah, mau dibilang perfect… jauh… mau dibilang bad tidak juga.. karena jujur.. aku dan keluarga belum pernah nyasar dengan iti yang sudah diorganize sedemikian rupa ini.

Phing is my name, bagi aku, adventure ini merupakan pengalaman pertama di negeri Sakura. Walaupun perginya bukan musim Sakura (Spring – Maret/April), tapi aku bisa rasakan aura kekhasan Sakura di sini. Setiap perjalanan unik dan merupakan moment yang penting, apalagi aku suka membandingkan perjalanan tur dijadikan awal penyusunan kira2 mana yang perlu dikunjungi dan tidak. Dengan bekal nekat, blog, dan ikut Japan Fair Travel yang diselenggarakan di Jakarta. I and my fam (suami dan 2 kidos ditambah 2 kakak ipar dan 2 ponakan) napak tilas ke Jepang dengan ala setengah backpacker. Juli 2015 adalah pilihanku dengan pertimbangan liburan anak yang mulai menginjak SMA dan SMP, mereka memang sedang exciting2nya pas usia segitu, dan spending 14 hari perjalanan ini butuh holiday panjang baru bisa tidak terjadi pembolosan sekolah.

Tiket sudah lama dibeli kira-kira 9 bulan sebelumnya, hanya Air Asia yang paling mumer dibandingkan dengan airlines lain (tentunya sebelum aku ketemu sama Garuda Travel Fair). By transit Kuala Lumpur sebelum sampe Haneda, why ...Haneda lebih murah dibandingkan bandara Narita. Tanggal 11 Juli 2015, ternyata itu musim panas cuaca diestimasi berkisar 29-32 derajat c, ternyata juga merupakan rainy season, sekaligus bugs season, gempa juga iya, bahkan sesuatu yang unpredictable : Taifun.

Jangan membayangkan kalo itinerary ku ini sama kaya tur yaa… yang pasti “No shopping”, “Not fine dinning culinary”, yang ada hanya orientasi jalan-jalan yang mengutamakan efektif dan hemat, yang mengutamakan beautiful scenary. So, jangan heran kalo isinya semua mengenai perjalanan saja, bagaimana menjalankan, lingkungan sekitar yang sekiranya dapat membantu melancarkan perjalanan. Dan inipun terbukti dengan penginapan sederhana 2x di Bandara Haneda dan Bandara Kansai di Osaka.
 

Lets start our journey :



Beberapa persiapan yang aku lakukan sebelumnya adalah info-info singkat yang berharga dikumpulin dari berbagai sumber (Gramedia, blog yang baik di internet, hyperdia – yang ini paling berguna saat kita merencanakan skedul perjalanan, info first train last train). Beberapa web yang saya akses juga saya share di sini utk mempermudah booking karena tanggal holiday ini pastilah peak dan bisa kehabisan untuk kami yang ber8 ini.
   
Day 0 – Before date :
 
Setelah memiliki passport dan e-passport juga visa, ada beberapa preparation yang disiapkan al :
1.     Fare pergi Jakarta – Tokyo dan pulang Osaka – Jakarta total 26jt. Visa Rp 330.000 (me & my girl e passport free). 1.
2.     Beli Tiket JR Pass (di HIS) = (29.110*3)+14.550 = Y 101.880.
3.     Beli tiket Universal Osaka (di HIS) = (7200*3)+4.980 =Y 26.580.
4.     Beli online Fixed Ticket 2 day Pass Disneyland + Disneysea, print : A-12.400, C-10.800, Jr -8.000 (total Y 43.600).
5.     Penyewaan Wifi di HIS (minimal 2 hari sebelum keberangkatan tergantung pada availability ada ga pada saat sewa) Rp 970.000 (dengan deposit jaminan Rp 1.000.000 jika tidak kita kembalikan alatnya pada saat selesai digunakan, deposit tidak kembali dapat digunakan untuk 8 users.
6.     Taxi to airport Rp 150,000.

HIS = Harum Indah Sari Tours & Travel

Day  1 (Sat 11/7) :
Jakarta - Haneda - 2 x flight :
Airport tax Rp 150.000 bayar di kantor AA,
Visa 330.000 /pax untuk non E-passport, sedangkan E- passport - Free Visa.
- Bawa juga MYRinggit 300 (eqv 1.065.000, rate (9/6) Rp 3.550).
- Siapkan baju hangat utk tidur + peralatan mandi dan sikat gigi di airport (masuk di ransel, jgn bagage). Bawa bekal roti cukup utk perjalanan.
- Total bagage = 27 kg (belinya Cuma 25 kg) lebih sedikit juga ga pa-pa.
- Handcarry ber 4 (my core family) totalnya 7 x 4 = 28 kg (masa segitu ga cukup?...)
- Jkt- KL = ga beli meals, yang meals I beli untuk KL – Haneda untuk 7 jam perjalanan pesawat.

1. Jkt- KL - Air Asia QZ-202. Booking : XXXXX (utk 8 orang, Reserved Seat). Jakarta is from Airport CGK (T3) - to KL (KLIA 2) jam 06.25 - 09.25 am. Beli Bagage : 25 kg, hand carry @7kg = 28kg berempat (total : 53 kg).
    Transit di KLIA 2 sekitar 4 jam, lunch di Food Court (Yong Toufu, hainam). Jam 13.30 boarding lagi dari KLIA 2.

2. KL (KLIA 2) - HND (Haneda) - Air Asia D7522 jam 14.30-22.30. Durasi 7 jam. Di pesawat reseved makan untuk anak2.

Di Jepang hanya HANEDA dan KANSAI airpot yang memperbolehkan calon penumpang nginap. Cukup bawa tutup mata dan telinga, airport WIFInya kencang, toiletnya lucu, foto Happy Feet (menjejakkan kaki di Jepang).

YOKOSO NIHON !!! Tiba di Haneda 22.30. Ambil bagasi +/- 23.20. Karena last train jam 23.50 sudah tidak keburu ke city, jadi tidurlah di airport, pilih bagian Departure dan lantai 3 yang banyak bangku2 resto. Dengan jumlah orang sebanyak ini, kami pindah mencari area di lantai 2 (area menuju Bus Terminal (port to terminal) dimana ada kursi panjang bisa muat 8 orang. Lokasinya berada di : setelah turun dari imigrasi langsung menuju kiri dekat dengan toilet, disana juga ada shower (banyak…).

Finding our first Japanese meal in Haneda : Yoshinoya J lumayan untuk perut yang hangat apalagi kidos. Menyempatkan diri naik ke lantai 4 dan 5 : Sky Observation Deck- viewing airplanes dan di lantai ini juga ada tempat tidur, walau agak panas.

====>> Tidurnya sengaja aku cari yang dekat dengan Keikyu Tourist Information Center (TIC) T2C di Lobi Arrival Lt 2, biar besok pagi langsung bisa beli tiket pass, loketnya buka jam 07.00. Dan my first train is 05.26.


Day  2 (Sun 12 July ) :
*) Di Haneda ada wifi gratis, cukup daftar di Airport Haneda, jadi seharusnya kita tidak perlu beli wifi di Jakarta (Lokasi pendaftaran wifi ada di sebelah Keikyu TIC).

1.     Loket Keikyu buka jam 07.00 am, Beli 3 Day Pass tiket WELCOME TOKYO SUBWAY TICKET, dengan menunjukkan paspor masing-masing orang. Tiket yang kita dapat ada 2 jenis : 1 tiket yang berbentuk kertas untuk dicap di stasiun Haneda dan sampai di Sengakuji/Shimbada diambil dan 1 lagi berbentuk tiket unpaper (plastic) adalah tiket subway. Tiket ini bebas untuk semua jalur subway ditambah 1 x perjalanan dari Haneda + stasiun Sengakuji. Harga 3 Day pass (A- Y 1.900 , c-950)- sayangnya pass ini tidak bisa dibeli on line.

2.     Gunakan Welcome tiket :

KEIKYU LINE ada di sebelah dari lokasi penjualan tiket - Ticket gate to Shinagawa & Yokohama)
===> Jalan : 07.36 dari pintu masuk train ada di sebelah loket penjualan tiket, serahkan pass nya untuk di cap (everybody pegang masing2 yaa… dan tanggung jawab masing2 jangan sampe hilang). Jalan turun ke subway line, ambil Takasago train sampai Shimbashi (line 6) – serahkan voucher Sengakuji Pass nya ke petugas untuk diambil dan selanjutnya kita hanya gunakan tap kartu Subway passnya sampe di Sta. Ginza (G 16) stop di Ginza dan transf ke M Line – Marunochi line 7 menuju ke Shinjuku Sanchome. Hanya dengan tap kartu welcome passnya.
(Hyper saving Y 620, seat = 0).

Sampai di Shinjuku Sanchome, keluar dengan Tap dan ambil lagi kartu pass nya. Jalan menuju Exit C4, (Info from Hotel : From Shinjuku Sanchome C3 exit is the nearest exit but there is no lift or escalator. If you have luggage, we recommend you to use C4. From C4 exit, turn right for 3 times and you will see our hotel.

Dari Exit C4 naik ke atas dan belok ke kanan 3x langsung nampaklah hotelnya : TOKYU STAY SHINJUKU. Pengurusan check in dan concierge dulu di hotel yang makan waktu cukup lama karena kita akan inep disini 3 hari.
(Stay 3D (12/7 sd 15/7) di Room : 710 - TOKYU STAY SHINJUKU (東急ステイ新宿) 160-0022, Tokyo, Shinjuku Ward, Shijuku-ku,Shinjuku 3-7-1, 160-0022, 東京都, 新宿区, 新宿区新宿3丁目7, +81334761008. Booking Code : xxx.xxx.842, Pin = xxxx. (c/i jam 15.00) . Cancelable hingga 11/7/15. Pay cash at arrival. 1 kamar = Y 54.000, Ipar (2 kamar) = 93.300.

3.     Breakfast dulu di Family Mart (next selalu menjadi lokasi kumpul dan breakfast favourite… J al : Onigiri, katsu, fetucinni, bapao, dan beli bekal roti2an.

4.     Action pertama, beli Fuji Hakone Pass di ODAKYU SIGHSEEING CENTER yang ada di Sta. Shinjuku. Dari exit Shinjuku Sta, jalan lurus ke arah KEIO MALL sampai ujung dan belok ke kanan, menuju ke gedung Odakyu (letaknya di sebelah gedung Keio). Loket ada di lantai 2, antri untuk beli tiket FUJI HAKONE PASS untuk tanggal 15 Juli 2015, sekalian bisa tanya-tanya dan minta guidance book. Untuk perjalanan pulang dengan Fujikyu Highway Bus, kita book jam pulang untuk tanggal 16/7 jam 15.10 dari Kawaguchiko Sta sampai di Shinjuku Sta.

5.     SKY TREE is the First karena sebenarnya HARUS datang pagi2 utk menghindari antrean (jgn datang pas weekend). Open  08.00-22.00. HTM 2.000
Akses - dari Sta. Shinjuku (S 01) naik line Motoyawata stop di Bakuro Yokoyama (S 09) --> pindah line Asakusa (A 15) ===> sampai ke A 20 stop di Sta. Oshigae (Skytree). Sampai di Sky Tree Tower dan Tembo Deck sudah kesiangan dan dapat jadwal jams 15.30, terlalu siang untuk menunggu, sehingga kita hanya turun ke lantai 7 makan Green Tea es krim, mau lunch aja ga bisa karena penuh. Di lokasi ini ada Aquarium, Planetarium dan Madame Tussaud Museum, tetapi kita ga kesana.

6. ASAKUSA KANNON TEMPLE - free (Red Light District). Open : 06.00-17.00. Asakusa ini Kota tua Sensoji Temple.
Akses : dari Oshiage (A 20) naik subway ke Sta Asakusa (A 18). Exit dari subway, Jalan lurus saja sampai di Namikaze Dori (street - toko2 kecil Jepang) dan Gerbang masuk - Kaminarimon, lalu minum air suci dari centong (cangkir yang panjang). Cara minum ambil dari pancuran, buang, lalu tamping lagi dan tuangkan di tangan lainnya utk diminum airnya dari tangan (jangan minum dari cangkir utk menjaga steril dan orang lain yang mau minum).
Masuk ke dalam kuil Sensoji untuk sekedar sembahyang, hormat dan foto2 beberapa tempat, anak2 ga masuk dan menunggu di gerbang Kaminarimon yang banyak jualan sosis (nah… ini yang buat mereka ga rela masuk).

Jalan sepanjang Namikaze street banyak yang jual asesoris dan camilan, dll, bole dicoba lohhh….

Lunch di salah satu resto kecil di Asakusa street yang pake Vending Machine untuk order makannya… kontan kita kaya orang linglung berdelapan memadati ampir seluruh resto, aplagi semua tulisannya Hiragana dan katakana, matenglah… untung pemilik resto ga omelin… juga tetap ga membantu. Untug dibantu sama customer lain yang ramah (orang Jepang emg ramah2 dan mau bantu kapan saja). Pembayaran bisa dengan cash/PASMO (e-money). Setelah pesan, mesin langsung online ke uncle yang masak dan langsung tersaji tinggal diambil. Air minumnya bisa ambil sendiri dan semua self-service, sampai selesai makan pun angkat traynya, dikembalikan ke orangnya yang di counter (ketertiban yg luar biasa) bahkan kita juga melap meja bekas makanan (lap basah  disediakan). Di saat seperti ini secara otomatis kita kok jadi lebih sopan dan mau melakukan semuanya tanpa disuruh hehe…. Oiya… daku  mau ketinggalan foto2 dg penarik Rickshaw (guanntengg neee dan badan tegap…) J

7. IMPERIAL PALACE/ TOKYO IMPERIAL GARDEN (free) Kekaisaran Jepang. O: 09.00-16.30 tutup setiap Senin & Jumat dan hari besar tanggal 28 Desember. Paling bagus datang sekitar jam 15.00.
Akses : dari Asakusa Sta. (A 18) menuju (A 20) lalu di A 20 pindah ke Z 14 Hanzomon LIne dan menuju ke Z 08 (Otemachi Sta) + jalan lurus seberang 2x lampu merah selama 15 menit perjalanan.

Di tempat ini, aku dan hubby ga terlalu explore, hanya keliling sebentar sekedar tahu, karena anak2 juga males dan mereka hanya duduk2 di rumah peristirahatan (Rest House).

8.     Back to Hotel, sekedar melepas lelah and mandiiiiii… (belum mandi loh dari tadi pagi… OMG J).
Akses : Dari Asakusa menuju Shinjuku Sanchome, back to hotel mandi2, reuni sebentar dengan teman yang tinggal di Tokyo. Dia pun sempet keliling2 cari hotelnya… bingung.. Thanks God akhirnya kami ketemu melepas rindu dan obrolan semasa SMA. I got a bottle of Sake from my lovely Fren… thanksss En…
(She was supprised.. saat tau aku ternyata ga pernah tersesat dan keliru ambil line subway, masih lancer jaya di hari pertama ini) sungguh luar biasa persiapannya.. pujinya. Wow… subway yang begitu heboh dg begitu banyak line dan jenis kereta.. lumayannn... always Thanks God (it was His Guidance).

9. SHIBUYA - Sta besar, tersibuk, dan sangat ramai, ada shopping center dan resto.
Sampai di Sta. Exit Hachiko, sempat foto2 dengan doggie legendaris ini. Dan di depannya ada TSUTAYA Shibuya Crossing Road, coba, rasakan dan ikutan menyeberang disini nikmati sensasinya … seruuu.
Kita putuskan dinner dulu di Shibuya, me n my lil girl dine in Standing Sushi, hubby and my eldie son, also Ipar cs makan di Kamakura Resto No. 1 (best ramen in Shibuya). Sempet ke ABC Mart (sepatu murah), dan keliling sebentar sampe jam 9an.

10. Lanjoooottt ?? we went to HARAJUKU Street.
Akses : Shibuya ke Harajuku hanya 1 stasiun. Keluar via Meiji Jingu Exit. Dan ternyata sudah pada tutup jalanan. Di Takeshita Dori – Harajuku, kita hanya nyobain yang masih buka : Crepes dengan pelayan yang super ramah dan kawaiii… Harajuku, kita ketinggalan suasana ramai catwalk raksasa di Harajuku dengan pakaian yang aneh2. Sempet Ray keliling cari topi yang sudah diincar namun sudah tutup.

11. Back to Hotel jam 22.00. Tewas terkapar nikmat di Tokyu Stay.


Day  3 (Mon, 13 July ) :

DISNEYLAND (Open : 08.30-22.00)
Sudah beli online pass 2 Day pass DISNEYLAND + DISNEYSEA (A. 12.400, c 10.800, Jr-8.000). Saat beli tanggal harus sudah fixed, diprint sehingga tidak perlu antri beli tiket. Antisipasi School holiday season : Mid July 2015 - Aug 2015.

1.     Start jam 7.30, bfast di Family Mart dekat hotel, dan jalan dari Shinjuku Sanchome ke Sta. Shin Kiba (Y 24). Sampe Shin Kiba, beli di vending machine JR dari Shin Kiba ke Sta Maihama, 1 x perjalanan Y 160 (A) dan 80 (C), jangan salah pilih utk yang kids karena jika pilih yang 70, maka tiketnya bunyi. Begitulah yang terjadi, dan kita harus nambah Y 10 di tiket adjustment, sempet hubby yang ketakutan (grogi die...).

2.     Makanan dalam Disney lumayan mahal dan rata2 junk food, sehingga yang punya anak2 kudu siapin saja buat bekal. Air minum dapat diisi di mana saja, banyak tap water tersedia dan free flow. Toilet bersih lengkap dg tissue. Bawa payung / rain coat utk jaga2 sering tiba2 hujan dan bisa sepanjang hari kalo hujan. Tapi untunglah hari ini cuaca cerah banget… secerah hatiku… J

3.     Sampe di Sta. Maihama, langsunglah membeli JR Maihama ke Shin Kiba untuk perjalanan pulang, strategi menghadapi membludak orang2 yang akan jalan pulang (yang sama model kita).
- Tips : bole bawa makanan masuk, saat pemeriksaan hanya yang diperiksa Bom (makanan lewat). Bawa juga jaket untuk malem saat nonton Show di jalanan.

- Malam nonton Show Disney, yang tidak terlalu bagus, karena show kali ini hanya present tampilan laser projector cuplikan film2 Disney sekilas.

4.     Malem makan lagi di Disney karena sudah kemaleman dan perut kosong. Pulang sampai di Shinjuku baru ke Family Mart dan beli makanan lagi di situ.

Day  4 (Tues, 14 July ) :
DISNEYSEA (Open : 08.30-22.00).
Tidak basah, hanya ada beberapa yang bertema air seperti : Shark Show (not too wet).
Akses perjalanan ke Disneysea sama dengan Disneyland (subway to Shin Kiba sambung JR to Maihama Sta). Sampai di Maihama ke arah kiri menuju Resort Gateway untuk beli Line Resort Disney Special Train (Y 260/c 130).

Tidak bisa jalan kaki loh ke Disneysea. Resort line ini terakhir kami pertimbangkan perlu, karena ternyata memang jauh…huhuu.. Tanya ke petugas jalan kaki perlu 40 menit…

Nothing special here, pada dasarnya aku ndak suka permainan begini, Cuma demi anak2... ya.. sekali2 bikin mereka senang. Makanan sini juga mahal. Ada hotelnya... tapi untung kami tidak tinggal disini, karena once pilih hotel disini siap2 tidak akan kemana2 lagi, makan jg di area sini.. kami dapat clue ini dari wisatawan lain yang cerita.. mereka tinggal di hotel disney.. one word “boring”.


Day  5 (Wed, 15 July ) :
Pagi kita check out dari hotel jam 6.30, titipkan semua luggage di concierge, yang dibawa hanya ransel isi perlengkapan nginep 1 hari + colokan listrik (jangan lupa). Today we will stay 1 nite at Hotel Kawaguchi Ko.

Yang perlu dibawa:  makanan sepanjang perjalanan, dll.

FUJI SAN ( FUJI HAKONE) - Fuji-Hakone-Izu National Park,
TIPS : datang Fuji San di bawah jam 9 am atau sore sekalian sebelum sunset, karena selain jam tsb puncak gunung akan tertutup awan.

1.     Perjalanan dari hotel menuju ke Odakyu Sightseeing Service Centre (tempat hari ke 2 beli tiket). Dari lantai 2 sebelah kanan menuju gerbang Odakyu.

2.     Datang terlalu pagi sehingga dapat kereta yang Rapid dan stop di semua stasiun, seharusnya naik Rapid Express yang jam 7.10.

3.     Kereta yang kita naik jam 6.47 Express Train (we missed the Rapid Express yang tidak stop di semua stasiun) kita stop di ujung di Odawara (OH 47) durasi +/- 100 menit. 

4.     Sampai di Odawara, naik ke lantai atas, dan turun lagi via escalator ambil yang sebelah kiri, tertulis Hakone Yumoto. Lanjut dengan Hakone Tozan Train /Line dari Odawara (15 menit) sampai di Hakone Yumoto (OH 51). Hakone Tozan Railway adalah jalur kereta gunung tertua di Jepang. Kereta ini dibuat kecil supaya lincah menyusuri jalan2 mendaki yang sempit (salah satu jalur dengan pemandangan terindah karena melewati lembah2 berhutan, terowongan dan jembatan2). Bila malam, jalur ini diterangi lampu sorot untuk menambah keindahannya.



Di Hakone Yumoto terkenal dengan Hot Spring (onsen). Kawasan Onsen yang paling terkenal di Hakone - daerah Yumoto, banyak Ryokan (penginapan ala Jepang) onsennya umum bagi pengunjung luar. HTM Y 500 – 2000. Referensi dari web : Onsen di hotel Green Plaza Hakone dengan pemandangan berlatar belakang Gunung Fuji (Biaya Masuk Y 1600 per 3 jam).

5.     Tiba di Hakone Yumoto - foto dulu di Welcome Hakone Yumoto, baru sambung naik Hakone TozanTrain (Hydrangea Train) di platform No. 3 (durasi 34 menit. Kereta ini jalannya bolak balik secara aneh, awalnya terpikir salah train, tetapi setiap persinggahan beda stasiun (kereta bisa ambil beda rail setiap kali berpapasan train seberang), walaupun begitu track ini sepertinya bertujuan untuk viewing bunga "Hydrangea" sepanjang jalur Train, karena itu juga disebut Hydrangea Train. (beberapa stop al : Ohiradai - Miyanoshita- dst), dan kita stop di KOWAKIDANI Sta (OH 55).



6.     Sampai di KOWAKIDANI Sta (OH 55), exit dengan tap tiket. Dari stasiun keluar arah kiri jalan sampai di jalan raya sekitar 200 m ke depan, lalu seberanglah (ada halte Odakyu - gambar burung) untuk naik Hakone Tozan Bus warna merah (H-Line) tujuan Hakone Machi Ko (dapat yang jam 9.43 sesuai dengan time table). Durasi perjalanan sekitar 40 menit sambil dijelaskan di layar monitor bus di depan, tinggal kita pencet jika memang next stop yang kita maksud di stop an Motohakone-Ko (OH 67).

7.     Sampai di halte Motohakone-Ko, jalan2 sekitar, ada information center sekalian rehat pipis dll… bawa anak2 maklum lah, hampir di setiap stop an.. nyari nya tempat pipiiiiisss muluuu.
Dari halte di jalan, kita menuju ke kanan ke arah Jinja Shrine sambil melewati pemandangan Ashi Ko, melewati Ancient Cedar Avenue. Hakone Jinja Shrine : kuil di tepi danau yang terkenal dengan tori merah yang dibangun di tepiannya. Foto2 sekitar Jinja dan Motohakone Ko, dan sekalian lunch di sini (luamayan mahal sih, tapi worthed lah, makanannya buaanyyakkk). Sempat makan Kuro Tamago (beli di resto Y 550) telur yang direbus selama satu jam kulitnya akan menghitam oleh belerang), Kuro Tamago dipercaya dapat memperpanjang hidup 7 tahun dg syarat makannya tidak boleh lebih dari 2. 1 kantong Y 500 yen, isi 5 butir.

8.     Dari Jinja Shrine, kita jalan ke arah kiri menyusuri Ashi Ko, sampai di Hakone machi-port (OH 66) dan jalan sampai port, siap boarding untuk naik Hakone Sightseeing Cruise bound for "Togendai" menyusuri Lake Ashi (40 mt) sampai di Togendai Ko (OH 63). Last ship sore jam 5 sehingga kita harus jaga waktunya.
Saat menyusuri Togendai Ko ini, merupakan view best point No. 2 of Mount Fuji. Kita naik ke Deck untuk take the best pic.
**) di Hakone machi-Pier (OH 66) adalah view Point 3 best utk lihat Fuji San. Sdgk perjalanan menyusuri Lake Ashi is view Point 2 best.

9.     Sampai di TOGENDAI Ko (OH 65), jadwal seharusnya naik Hakone Ropeway (20 mt) sampai OWAKUDANI (OH 63) dengan melewati UBAKO (View Point 1). Ropeway memiliki interval setiap 1 menit (jadi tidak ada timetable), cable car terakhir jam 17.30 (1 cable isi 18 orang), sambung dengan Hakone Ropeway (10mt) sampai ke SOUNZAN (OH 62), dan terakhir dari SOUNZAN (OH 62) naik : Hakone Tozan Cablecar (10 menit) ke GORA (OH 57). Jalur ini yang tidak bisa dijalankan kali ini, we had to feel sorry karena pasca volcano.




Alternatif prosedur yang disiapkan di lapangan, naik bus langsung menuju Gotemba Stasiun dengan Bus Line W (diinfokan oleh petugas yang baik hati dan setengah mati menjelaskan ke saya arah yang direct menuju Gotemba Station, karena aku aga bingung juga mau pilih rute yang mana biar bisa mengurangi kekecewaan karena ga bisa menjalankan OWAKUDANI, UBAKO, SOUNZAN dan GORA. Sebenarnya ada bus yang Gora tetapi waktunya sudah tidak pas, dan keputusanku akhirnya langsung saja menuju Premium Outlet.

10.  Bus line W ini stopnya di Gotemba Sta, dan tiba2 baru sadar bukan stop di Gotemba Premium Outlet, maka kita buru2 turun untuk menunggu Line S yang menuju Gotemba Premium Outlet. Alhasil sekitar 1/2 jam bus baru dating sesuai dengan time table di halte tsb.. bener2 on time. Nyesel juga sih, padahal Bus Line W ini sampai Gotemba Stasiun, dan bisa nyambung dengan Shuttle sampai ke Outlet.

11.  Gotemba Premium Outlet (O : 10.00-20.00) tempat shopping dengan merek terkenal, ada juga FO-FO spt GAP. Ada beli Nike, makan es krim yogurt dan kue2 disini sambil menunggu jadwal berangkat Gotemba Outlet ke Lake Kawaguchi jam 16.30.

12.  Skedul keberangkatan jam 16.30 naik Fujikyu Highway Bus tunggu di Line 2 menuju Lake Kawaguchiko. Di Kawaguchiko bisa ke Onsen dan pakai Yukata (kimono Jepang). Perjalanan lumayan lama 1.5 jam baru sampai ke Stasiun Kawaguchiko (Gateway), karena lumayan macet di Highland (resort tempat main).

13.  Check in dulu ke hotel (lokasi seberang stasiun) jam 6.30, PLAZA INN KAWAGUCHI (プラザinn河口湖), booking No. xxx.xxx.575, PIN = xxxx (no telp = +81 555 722 789) 401-0301, Fujikawaguchiko, Funatsu 3639-14, 401-0301, 南都留郡富士河口湖町, 船津 3639-14. Room : 202. Harga per kamar untuk 4 orang Y 17.000. Bayar cash saat tiba, no bfast, bathtub shower, toilet, futon, pembatalan sebelum 12 July 2015.

Sewaktu check in, sempat diinfokan oleh receptionist si uncle yang ramah kalo besok bakal ada Taifun. Sayangnya, kita ga percaya sih dan masih tenang2 saja. Hotel ini comfortable juga, kayanya turis Indonesia suka nginep disini de, semua instruksi ada tulisan Indonya… hehe…

Pertama kali merasakan tidur di futon (tatami) ternyata enak juga menikmati jadinya orang Jepang, malah disediakan yukata dan kimono.. wah…thankful banget..  Walaupun aga ribet waktu menyusun futon2 tersebut yang disimpan dalam lemari, rasanya cukup exciting dengan setiap perlengkapannya yang terdiri dari kasur 5 cm tebal, seprei putih bersih dan futon (semacam bed cover yang ujung2nya sudah ada lengkungan buat bungkus kita di dalam haha…) apalagi my girl .. dia tergila2 excited melihat futon dan tatami.. pengalaman luar biasa. Disediakan juga meja kecil dan busa2 untuk duduk di tatami, teko tea dll utk mengikuti kebiasaan orang Jepang menghirup tea… alhasil semua kesiangan bangunnnnn….

11. Dinner at Idaten Tempura dari hotel jalan kaki 5 menit ke arah kanan kira2 - 400 m melewati Lawson. (Tempura nya enak dan apik).

Day  6 (Thurs, 16 July ) :

Hari ini plan mau ke SUBARU 5TH STATION (jam 7 jalan).

I had prepared the itinerary to touch the 5th Station : Biaya bus ke 5th Station is Y 1.540 (one way) return 2.100 (biaya ini tidak include dalam Fuji Hakone Pass). Dan sudah diperkirakan sebaiknya kita beli PP saja karena akan balik ke Kawaguchi lagi untuk explore dengan Retro Bus (Ref : Timetable dari Kawaguchi Sta. paling pagi jam 06.40 (durasi 50 menit) ke FUJI SUBARU 5TH STATION, pulangnya di jam 7.30). Perhitungan masih sempat untuk explore Danau Kawaguchi ko dengan Retro Bus 2 day pass A- Y 1.300, C-650 kawaguchiko saiko area coupon - unlimited ride as for whole line for two days. Kawaguchiko area coupon : 1.000/500). Adventurenya : mengelilingi Kawaguchi sambil melihat gunung Fuji dari seberang danau, termasuk daerah yang mau I kunjungi YAGISAKI PARK dan OISHI PARK (the main site of the Kawaguchiko Herb Festival). Dari referensi blogging disebutkan pemandangan lebih bagus dibanding naik Kachi2 Ropeway (cost Y 700).

Ternyata.. oh… unfortunately us… beneran ada Taifun, malahan Fujikyu bus yang sudah kita pesan untuk keberangkatan jam 15.10 tidak bisa jalan ke Shinjuku, sehingga direkomendasikan pesan ulang dengan Bus JR hanya bisa ke Tokyo dengan pembelian baru Y 1.750 (A) dan 880 (c), sedangkan tiket Fujikyu yang tadinya sudah kita pesan dapat direfund pada saat pulang ke Odakyu Sightseeing Center.

Sempat heboh juga beberapa saat di stasiun Kawaguchi karena semua turis dan penumpang jadinya terlantar dan meminta kepastian bagaimana mereka akan menempuh perjalanan selanjutnya. Tapi Jepang gitu loh… semua serba tertib, tidak rusuh, bahkan semua orang langsung berbaris menunggu giliran untuk bertanya dan mendapatkan informasi. Petugasnya juga sigap dan tidak berbelit-belit, sehingga prosesnya langsung bisa ditangani saat itu juga. Papan langsung disiapkan untuk menuliskan nomor bus yang akan ditumpangi, sayangnya kita ga ngerti tulisan kanji (aku hanya bisa sedikit2 baca berbekal pengetahuan huruf cina yang mirip2 arti dari huruf tersebut).

Pada saat giliran kita mendapatkan informasi di depan loket langsung, kita dijelaskan bahwa Fujikyu tidak bisa mencapai kawaguchi dan tutupnya jalur ke Shinjuku, sehingga satu2nya hanya kembali ke Tokyo Sta dengan JR Bus yang akan menjemput dengan kompensasi refund dari Fujikyu di Odakyu Center. Tentulah kami dengan senang hati menerima ini, karena tadinya sudah hopeless jika tidak bisa kembali ke Tokyo, pesanan hotel sudah di Tokyo. Untunglah... kami akhirnya juga mendapatkan jadwal untuk kembali ke Tokyo Station walaupun perjalanan to The 5th station dibatalkan dan Retro Bus juga tidak jadi, kachi2 ropeway juga jalurnya tidak jalan. Skedul keberangkatan jam 13.30. Thanks God...

Sambil menunggu jadwal keberangkatan, masih punya 2.5 jam menunggu di station, kita mampi ke Information Center ada di sebelah. Tidak mau nganggur, kita jalan menuju Kawaguchi Ko, bole ga Mbak??? Sumimasen… dengan senang hati petugas cewe ini langsung memberi arahan jalan menuju Kawaguchi yang ternyata tidak begitu jauh dari stasiun… horayyy… lumayan lah.. minimal kita ga sampe teruk banget : Kawaguchiko legendaris saja ga dapet…

1.     Explore Kawaguchiko dengan berjalan kaki ke arah belakang hotel sekitar 1 km, saat itu gerimis dan kadang2 hujan, pake raincoat.. Anak2 ada yang di Gateway males karena hujannya sedikit genit. Perjalanannya mudah, sepanjang jalan cantik dan selalu ada petunjuknya jadi jelas untuk sampai ke danau. Kawaguchi merupakan area yang luas dan tidak mungkin dibuat jalan kaki, jadinya kita Cuma foto2 saja pada salah satu spot dekat mainan anak2 bebek-bebekan dengan latar kawaguchi dan Kachi2 Ropeway yang seharusnya kita kunjungi. Eh… ternyata ada resto Indonesia di depan danau.. bangga juga… jauh2 wong Indo ada di sini jugoo hohahaha…


2.     Back to Kawaguchi Station, and lunch at the Gateway Kawaguchi resto. My meal udon, onigiri + daging kuda—lumayan enak juga hmm... hangat dan pedas... recommended.

3.     Jam 13.30 tunggu di Line 2, Bus yang menjemput kita di jadwal tersebut sudah standby, teriring dengan hujan yang bertambah deras… melengkapi kepedihan kami melepas Kawaguchi dan Fuji Subaru, one day… I’ll be back to explore You J

4.     Perjalanan bus sempat singgah juga di one stop untuk istirahat 20 menit dan sampai juga di Tokyo JR station jam 17.00. Sampai di Tokyo sta. secara hitungan bolak balik lebih menguntungkan kalo saya beli pass lagi, so I bought the Common One-day Ticket for Tokyo Metro & Toei Subway (for an unlimited 1 day) Y 1.000(A), Y500(c) di mesin JR (dengan panduan dalam English) pilihan di mesinnya. Kami ber 8 langsung ngebut jalannya ke Odakyu Sightseeing Counter untuk refund karena tidak ada waktu lagi… untung keburu … sambil ngos2an dan happy juga karena kami terima refundnya Y 1.520 per orang.

5.     Kita ga langsung ke hotel karena kepikiran langsung mau makan dan belanja (cari topi) di Harajuku, souh… cus ke subway Harajuku exit Meiji Jingu…. Topi ga dapet, makan pun jadi telat… jajan dulu di Family Mart lagiii… dan makanlah di gank2 sekitar situ udon dan makanan western yang terlihat asyik… cos pelayan nya kawaiiii bgtttt… anakku pun falling in lop (wkwk…).

6.     Perut sudah kenyang, jalan ke Takeshita Dori dan pulang ke hotel via subway lagi. Check in hotel Room : 1114, another stay 1 nite at TOKYU STAY SHINJUKU, (c/i jam 15.00) harga 1 kamar Y 19.000.

7.     Malam masih ga rela rugi subway daypass nya, kita ber3 (me, misua, and ipar) jalan ke Tokyo Metropolitan Government Building (TMG) - City Hall-nya Tokyo, Free. O : 09.00- 23.00. Akses dengan subway Oedo Line menuju Sta. Akebanebashi, lalu exit TMG Building (ikuti petunjuk exitnya saja). JIka naik sampai observatory deck (view gunung Fuji, Tokyo Skytree, Tokyo Tower, Meiji Shrine dan Tokyo Dome). Untuk pemandangan di siang hari direkomendasikan naik di South Observatory yang menghadap distrik Odaiba sedangkan untuk pemandangan malam hari bisa naik ke North Observatory yang buka sampai jam 23.00. Kami sampai disana udah mau jam 23, dan ternyata uda tutup, Taifun juga lumayan kencang saat itu.. sedikit gerimis tidak membuat I surut semangat.. di depannya ada Tokyo Tower loh… nah.. tetap aja foto dari jauh, dilatari dengan payung2 yang berseliweran berbentuk parabola… kencangnya Taifun.. payung2 pun bisa kita dapatkan gratis.. whehehe…. Tepat jam 00.00 kami sampai di Shinjuku Sanchome.. begitu pula daypass nya berakhir… Puji Tuhan… J


Day  7 (Friday, 17 July ) :

Tokyo - Yohokama - Tokyo - Toyama:

1.    Pagi jam 7.30 check out dari Hotel Tokyu Stay lagi. We prepared to go to Yokohama dan Toyama for today’s schedules. Stay at Toyama 1 nite, sehingga kita hanya bawa backpack untuk memudahkan perjalanan, sisa bagage lakukan concierge. Semua perlengkapan sudah dibawa langsung karena kita ga perlu mampir Shinjuku lagi, melainkan perjalanan akan dimulai dari Tokyo Sta. Alternatif bisa menitipkan koper di stasiun, hampir di semua stasiun terdapat loker sepanjang stasiun.. tidak perlu kuatir. Sewa loker pun relative murah, buat koper yang paling besar saja Y 700 (24 jam) dan yang kecil Y 300.

2.    Dari Shinjuku stasiun (JR Shinjuku) jalannya lumayan jauh dibandingkan dengan subway. Sampai di JR station loket penukaran voucher JR nya ternyata sepagi ini belum buka. Open jam 09.00. Masih 1 jam an, daripada bengong kita naik jalan2 sekitar Shinjuku lihat keadaan atas, karena selama ini mainnya hanya di bawah mulu.. subways… belum pernah tau suasana di atas seperti apa sihhh… Dan ternyata… alamak!!!… Shinjuku Sta dan Shinjuku Sanchome itu jaraknya dekat sekali.. padahal di subway itu merupakan next station.. (ampunnn!!…). Dari jauh aku mengenali beberapa tempat yang mencolok dan dapat dijadikan patokan, al : H&M, Isetan, bahkan liat cabang dari perushaanku di Indo… (alangkah keciknyo dunio iniiii).. akhirnya kita tau betapa dekatnya sebenarnya Shinjuku dengan Shinjuku Sanshome itu. Hal ini bakal menjadi bekal untuk arena persiapan penarikan luggage pada hari ke 8 saat kita akan benar2 meninggalkan Tokyo dengan semua baggage yg beratnya ajubile itu untuk mencapai JR station. Beberapa toko yang kami lewati al : Daiso, Hyaku En Shop, H&M, Isetan.

3.    Sebelum jam 09.00, we went back to the counter, biar ga keduluan yang lain. Begitu counter dibuka, kita adalah customer pertama yang perlu didaftar ulang dengan voucher yang sudah kita beli di Indo untuk ditukarkan dengan asli JR Pass. Passport dimintakan lagi, petugas membantu pengisian sambil sekali2 tanya apakah bisa dilakukan reserved dll…. Sampai semua beres, kita dapatkan JR pass baru, yang digunakan setiap kali masuk ke stasiun JR mana saja dengan menunjukkan ke petugas JR lewat dari pinggir tidak perlu tap, sambil menyebutkan : yonin (4 orang) ato Hachi Nin (8 orang).

4.    Perjalanan dari Shinjuku ke Yokohama. Info dari Hyperdia yang sudah aku siapkan : JR dari Shinjuku (JR) è naik JR Shonan Shinjuku [Departure track No.1] sampe di Stasiun Yokohama [Arrival track No. 9] durasi 30 menit (save JR : Y 550). Jika naik Shinkansen akan sampai di Sta. Shin Yokohama dan perlu transfer lagi another train, sehingga saya putuskan naik Shonan saja langsung sampe di Yokohama Stasiun yang tersambung dengan Municipal.

5.    YOKOHAMA at a Glance
Yokohama adalah kota pelabuhan. Keluar dari JR exit C, turun ke bawah melewati mall (yang disebut Municipal), ke arah kiri, jalan lurus, dan naik via eskalator ke atas loket Municipal Costumer Center Yokohama Beli tiket Day Pass : MINATO BURARI PASS (Y 500/ c 250)  berlaku untuk subway, bus pemerintah + Bus Akai Kutsu. Open : 10.00 am  (interval bus setiap 20 menit).

Starting point untuk akai kutsu adalah di Sta. Sakuragicho. Untuk sampai ke Sakuragicho, naik bus yang ada di terminal bus di depan loket penjualan, sebelah kirinya ada lorong menuju ke atas untuk naik bus. Bus stop di line 1 atau 2. Naik bus hanya sekitar 5 menit sampailah di Sta. Sakuragicho. Turun dari bus dan pergi ke depan Stasiun JR di arah kiri untuk line up naik Akai Kutsu Bus warna merah, mau yang mana duluan nih : C route or M route.  M route 1x putaran 10.11 -10.43, C route 1 x putaran 10.00 -10.55.


 
Info : *) C route : CHUKAGAI MOTOMACHI start dari : Sakuragicho-ekimae, Bashamichi-ekimae, Yokohama Dai2-godo-chosya, Bankokubashi World Porters-mae, Aka-Renga Soko (Red Brick Warehouse), Shin-Kencho Mae (Yokohama Santo Mae), Nihon-odori, Chukagai/Chinatown (Chayomon), Motomachi Iriguchi, Minatono-Mieru-oka-koen mae, Motomachi Iriguchi, Marine Tower mae, Yamashita Koen/Park Mae, Osanbashi Passanger Terminal, Aka Renga Warehouse, Bankokubashi World Porters-mae, Yokohama Dai2-godo-chosya, Bashamichi-ekimae, Sakuragicho-ekimae.

**) Sedangkan Minato Mirai (M route) tidak sempat dijalankan karena terbentur waktu pulang ke Tokyo utk menuju Toyama. M route Start dari : Sakuragicho-ekimae, minatomirai-odori, 4-chome chushajo, ANPANMAN Meseum Iriguchi, Shinakashima-ekimae, Marinos Town mae, Tenji Hall/Exhibition Hall, Pacifico Yokohama, Kokusaibashi Cupnoodles Museum-mae, Aka-Renga Soko (Red Brick Warehouse), Bankokubashi World Porters-mae, Yokohama Dai2-godo-chosya, Bashamichi-ekimae.
 
6.     Pertama kita ambil yang C route dulu karena shorter.
Tips :  SELALU CEK DENGAN TIME TABLE AKAI KUTSU)
- Aka-Renga Soko (Red Brick Warehouse) area pemerintahan (tur selalu kesini) : tempatnya lumayan gede jadi sempet keliling dan juga ada musemnya.


- Chukagai/Chinatown (Chayomon) : lunch di Chukagai (banyak jual makanan kecil), makan Chinese food akhirnya… B2 (buta) panggang.. enak dan gurih..
- Naik Akai Kutsu lagi ke YAMASHITA PARK / KOEN MAE (C 33) dekat dengan NYK HIKAWAMARU (museum kapal) O: 10-17 (senin tutup) HTM : 200(A), 100 (c dan manula)- Tur dalam kapal dimulai dari lambung.
   

- melewati Minato Mirai : simbol Yokohama dengan tampilan gedung2 futuristik di pinggir laut.           


7.     Jam 14.00, perhentian terakhir Akai Kutsu C route di Sta. Sakuragicho Line 4, kita terburu waktu untuk persiapan ke Toyama. Dari Sta. Sakuragicho naik subway ke Yokohama Sta. dulu. Sampe di Yokohama ambil line 7 atau 8 naik Train Koganei ke Tokyo Sta.



8.     Sampai di Tokyo Sta. Karena kita perlu grab jadwal Shinkansen Hokuriku (Shinkansen yang paling baru diresmikan di May 2015 ini), we took train : Kagayaki 515 = 16.30, sebelumnya perlu daftar dulu di counter JR untuk Reserved Seat (bisa gempor sepanjang 2.5 jam Tokyo- Toyama without seat). Dengan pendaftaran ini, seat gratis. Line Hokuriku ini jalurnya adalah dari Tokyo tujuan KANAZAWA, akan dibeberapa stasiun termasuk TOYAMA Sta (sta ke 4 setelah Sta. Nagano). We save JR: 12.700, seat 6.780 = 14.120. Got Car No. 1 with all closed seat. Sedikit camilan tetap kami beli buat kids takut laper sepanjang perjalanan durasi 2.5 jam ini.

9.     Perjalanan nyaman banget, dan tertidur sepanjang jalan. Selama perjalanan yang panjang ini, beberapa kali petugas berjalan dengan trolley menjual makanan kecil, karena kita sudah beli camilan, jadi makanan kereta tidak kami pesan. Toilet... di kereta pun bersihnya minta ampun... semua otomatis, sampai2 saat buka pintu toilet saja, seatnya udah langsung bisa terbuka dengan sendirinya. Keretanya bersih sekali... di Jepang kita sudah terbiasa bgt kemana2 siapkan kantong kresek kecil buat menyimpan sampah, dan saat ada sampah publik baru kita buang... turut menjaga kebersihan ... aduh indahnya bersih dan rapi disini...Kita sampai di Toyama JR Station jam 18.30, lalu turun menuju Information Center untuk dapat info perjalanan besok…Info Center ada di depan loket JR sta. (open : 8 am - 7pm). Kira2 gini pertanyaannya… “sumimasen… mbak..  bgm cara jalan ke Tateyama, semua map disodorkan dan dijelaskan dengan panjang lebar, bahkan kami pun udah antsipasi pulangnya tanya mengenai Line JR, ternyata Oito JR Line tidak jalan besok karena Taifun, pilihan alternatif pulang dari Ogizawa langsung ke Nagano tanpa mampir ke Shinano Omachi lagi. Website yang direkomendasikan : JR website  - www.westjr.co.jp pilih : Hokuriku Line  - minami Otori – Oitogawa baru akan terlihat Oito line sedang beroperasi / closed di next date.

10.  Tiket Tateyama harus dibeli pada hari yang sama, sehingga malam ini hanya perlu cari dimana lokasi Dantetsu Toyama (the starting point) yang memang berselahan dg Toyama JR. Besok tiket counter open jam 6.50. Malam ini cari makanan seadanya : udon is the best choice di saat perut uda mulai kembung dan Lotteria sambil membeli camilan di Lawson.

11.  Check in 1 nite  di HOTEL GRAND TERRACE TOYAMA (ホテルグランテラス富山). Room : 724  (address : 930-0004, Toyama, Sakurabashidori 2-28. 930-0004, 富山市, 桜橋通り228 +81764312211). Harga Y 9.482 (1.023.320). No bfast, max 2 org, bathtub shower, toilet, pembatalan sebelum 13 July 2015. Pencarian hotel : jalan kaki 7 menit dari Sta. TOyama JR. ke arah kiri, sampai perempatan lampu merah ke 2 belok kanan dan jalan lurus 300 dan ketemu hotelnya. Holaaa…

Day  8 (Sat, 18 July ) :
Inilah hari yang aku tunggu2… how excited I was…

1.     I started at 6.10 am, check out and went to Dantetsu Toyama (Stasiun Terada). Info dari petugas train harus beli tiket dulu Toyama ke Tateyama di vending machine Y 1.200/ 600 (c), tunggu counter buka then beli Tiket Tateyama pass. Harga pass Y 9.490 (A) 4.750 (c) pada saat beli tiket pass ini, kita sudah harus tentukan start dari Tateyama jam berapa karena akan didaftarkan untuk busnya jadi tidak telat (kita ambil yang jam 8.20 dengan perkiraan sampai sana tunggu 10 menit utk pipis dll).

2.     Durasi perjalanan dari Stasiun Terada sampai Tateyama 40 menit (+/- 1 jam) naik Chitetsu line yang jalan jam 7.20.

3.     Start the Adventure of Alpine Route : TATEYAMA (館山黒部アルペンルート, ). Alpine Route is open from April 16 to November 30 - covers 7 transporation. Paling bagus berangkat dari Toyama, jalurnya lebih jelas. Dari blog dan web diinformasikan kalo total perjalanan Tateyama bisa 6 sampai 8 jam untuk menyusuri Alpine Route (from Tateyama Station to Ogizawa Station). Jika mau pp itu 2 x nya, if peak season tambahkan 1-2 jam. Jangan bawa lebih dari 10 kg, karena akan kena charge Y 300. Time table sudah ada dan dapat dari stasiun / information center. Tinggal mencocokan semua step2 perjalananya, jika kita miss next schedule, paling loncat 1 jadwal dan tidak perlu reserved. Intinya kita harus pintar-pintar mengalokasikan waktu di tiap tempat yang disinggahi. Hampir di semua station ada tempat makan, jadi ga perlu kuatir : Tateyama Station, Midagahara Station, Murodo, Kurobedaira, Ogizawa dan Kurobe Dam.

ADVENTURE STARTS :
1). Dari Tateyama Sta.-  Bijodaira (7 menit) : Naik Tateyama Cable car - ada salju (cable car ini limited person, jadi belum bisa selalu dicocokan dengan jadwal tergantung dari kecepatan jalan kita dan Available Seat).

     


2).  Dari Bijodaira - Midagahara - Temguidaira  - Sta. Murodo (50 menit) : Naik Tateyama Highland Bus (yang tadi sudah didaftarkan 8.20 tersebut). View : pohon2 besar, stopover sebentar di lokasi air terjun Shomyo (Stopovers are possible at Midagahara and Tengudaira. When alighting mid-way, seats on the next bus need to be reserved before alighting. Please note that you may not be able to board the bus if reservations are not made). Highland Bus yang kita ambil tidak bisa stop di Midagahara dan Tengudaira, karena kita tidak reserved, sehingga hanya lihat dari bus saja pemandangannya.

3).  Sampai di Murodo = Koridor salju / snow wall, jam 10 baru buka, bagian tertinggi, berjalan di sisi salju dibatasi oleh tali sepanjang 500 m, bisa dapat certificate, dan ada Mikurigaike Pond. The highest onsen (hot springs) in Japan, the Mikurigaike Onsen, can be found in Murodo. The water drawn from the Jigokudani Onsen contains sulfur components. Day entry to the onsen is allowed.

4). Murodo - Daikanbo = Naik Tateyama Tunnel Trolley Bus (bus elektric) menembus terowongan (10 menit). Di Murodo naik ke View Point di lantai 3 bisa keluar dan bagus banget.


5). Daikanbo - Kurobedaira = Tateyama Ropeway (kereta gantung) 1.7 km (7 menit) puncak gunung tanpa tiang cable. Sampai di Kurobedaira juga ada view point sempat foto2 juga di puncak.


6). Kurobedaira - Kurobeko = Kurobe Cable Car - dlm terowongan (5 menit)
Di Kurobe Dam jalan kaki menuju Ogizawa. Jalan di Kurobe Dam sepanjangan jalan foto dan di bagian kiri ada Dam (Water released dari akhir Juni hingga mid-October, 10 tons per second (open : 06.30-17.30).

 
jika mau naik ke puncak dengan 220 anak tangga dari dalam resto di Kurobe Dam. Jika mau kapal pesiar (Juni - Nov).

7). Kurobe Dam – Ogizawa Sta : Kanden Tunnel Trolley Bus, masuk terowongan lembab ke stasiun (16mt) to Ogizawa.
Kita lunch di Kurobe Dam dan sambil menikmati water release dari Dam dengan jalan ke tangga. Dan selesai jam 14.40 Total perjalanan dari jam 7.20-15.00.


TATEYAMA IS OVER. Total perjalanan setiap transportasi : 7' + 50' + 10' + 7' + 5' + 16' = 94' = 100' = 1 jam 40' = tetapi jika dijalankan dan tunggu time table bisa 7-8 jam.

8). Dari perjalanan sampai ke Ogizawa, kita naik bus listrik (trolley bus - bus biasa yang digerakan dg listrik) ke kota Shinano Omachi dari terminal trolley bus. Tempatnya kecil dan tidak spt stasiun (suasana pedesaan).
Beli tiket untuk sampai ke Nagano Station karena Oito Line JR tidak jalan sehingga kita straight to Nagano, tiket : Y 2.600 (A), 1.300. Tiket bus ke Nagano dapat yang jam 15.10, selanjutnya akan catch the Shinkansen dari track dari Kanazawa ke Tokyo, yangs stop di stasiun Nagano, dari sini kita akan naik.  Perjalanan ini memakan waktu dari 15.10-16.50 sampai di Platform 2 Stasiun JR Nagano.


9. Begitu sampai di Sta Nagano, reserved seat lagi tapi mendapatkan seat yang terpisah-pisah (mau duduk bersama harus menunggu train berikutnya), masuk dan naik ke platform 14 untuk menunggu Shinkansen Hokuriku (Kagayaki No. 510), jadwal dari Nagano to Tokyo jam 17.46 -19.12, masih banyak waktu dan sedkit membeli camilan di Daily Mart stasiun (cemilan disana rata2 lucu2 dan rasanya tidak terlalu gurih – mungkin ga ada MSG kali ya…). Ruang tunggu platform tersedia di platform dan comfortable. Shinkansen datang tepat waktu, saat itu kita masih keluar secara perlahan2 tanpa sadar bahwa kereta ini hanya stop sebentar untuk menurunkan penumpang dan mengangkut penumpang yang mengambil di tengah-tengah. Pada saat sadar kami masih mencari car No. 5, aku sempat teriak ke anggota untuk masuk dulu any car number, karena bakalan ditinggal…. Semua langsung shock dan masuk kemana aja yang sedapatnya… pada lega dan sambil jalan menyusuri car by car, dan memang benar… hampir ditinggalin sama Shinkansen J. Sambil menyusuri car sesuai tiket, mencari Seat kita yang memang terpisah-pisah). We save JR for Y 1.940 + 7.110.

11.  Setelah 2 jam perjalaan, sampai juga di Tokyo Sta. JR, kita pulang ke Shinjuku (TOKYU STAY SHINJUKU, kali ini kamar lebih mahal dengan kamar yang lebih kecil dari hari pertama (R. 1013) karena sudah mendekati liburan Y 19.000.

12. Malam jalan ke JR Sta. Harajuku, di depan persis dari Sta JR Harajuku (exit via Sta MEIJI-JINGUMAE), seberangnya langsung terlihat Resto Yoshinoya. Di belakangnya adalah jalan Takeshita Dori, tampaklah Daiso (yang terbesar ada di Harajuku gedungnya warna pink mencolok), 100 Shop. My son lanjut makan Mc. D… ampun de.. padahal porsinya yoshinoya uda gede.


Day  9 (Sun, 19 July ) :

Pagi kami check out the hotel… sedih juga niy, karena disini hotelnya termasuk nyaman, lumayan besar utk ukuran ber4 dg anak2… dekat dengan stasiun, bersih, rapih, utilitiesnya ok banget bermerk dan wangi, semua tersedia, sampe ada bathtub segala. Jadi untuk model perjalanan seperti kami ini sayang juga karena tidak sempat menikmati fasilitas hotel… bye2… Tokyu Stay….

Tokyo belum kami jelajahi secara puas.. beberapa tempat dari itinerary ini belum terlaksana. Sowhh… today is the day. Kuputuskan untuk -- Acara BEBAS. Masing-masing keluarga terserah mau kemana, ini karena dalam anggota keluarga ternyata ada yang suka shopping dan yang tidak.. it’s btter : saya deadlinekan jam 3 pm ngumpul lagi di hotel untuk berangkat ke Kyoto... deal!!.

Jalan-jalan :
1.     GINZA  - area shopping dengan merk-merk top, buka dan ramenya sore hingga malam - Chuo Dori / Pu Sing Tjie (jalanan utama Ginza yang ditutup).
     Akses JR from Shinjuku naik Yamanote line stop di Yurakucho Sta. dan jalan lurus Ginza, jalan 5-10 menit menuju Chuo Dori sempat belanja di 3 coins, ada Uniqlo 12 lantaidi Ginza.

Sebenarnya area Ginza ini sudah dekat dengan Akihabara (pusat shop game, anime dan Otaku elektronic) Paling rame di Jumat, dimana ada Akihabara 48 Theater (isinya group2 Idola remaja) ada di Gedung Don Quijote lt 8 (dari Sta. Akihabara jalan 10 menit). Namun kita ga sempat datang.

Breakfast dan sekalian lunch di Ginza, makan mie kuah, capcai dan katsu karena kita masuk ke resto Chinese… porsinya buanyaaakk bgt.. sampe aku share dengan my girl dan kenyang buangeett dah…

Sewaktu pulang dari Ginza inilah ada sedikit tragedi kecil… ada yang tertinggal, 1 orang keponakan aku, Dodo, dia asyik liatin ipadnya pas mau masuk train, sampe ga perhatiin tuh pintunya uda depan mata dan tertutup… alamakkk.. spontan kita bilang ke dia tunggu di tempat akan dijemput lagi. Awal dari perjalanan ini memang penting bagi semua peserta :  kita harus punya kesepakatan untuk semua hal bisa saja terjadi…Before date, I made a deal tuk semuanya : kalo sampe ada yang ketinggalan kereta untuk orang besar, kita harus sepakat yang tertinggal itu mengejar ke next stasiun, dan kita juga yang di dalam kereta otomatis harus turun di next stasiun begitu tau ada yang tertinggal… hal ini jangan disepelekan menurut saya, karena semua orang bisa mempunyai persepsi yang berbeda. Pada saat saya awal menanyakan tentang kondisi ini, semua orang punya persepsi yang berbeda tentang hal ini, ada yang bilang tetap tunggu di tempat, ada yang bilang langsung ke tujuan, ada yang bilang next stasiun… nah kannnn…

Akhirnya kami memang berpisah di stasiun Yarakucho, keluarga kakak yang anaknya tertinggal, saya tetap insist mereka untuk kembali untuk menjemput dia, karena perkiraan pengetahuan perjalanan masih tidak bisa. Sehingga kita meneruskan perjalanan sendiri.

2. Tokyo Tower - open 09.00 -22.00, HTM Y 820 (Rp 90.200), observatory 1.420
Akses : Naik JR Yamanote Line stop di Akebanebashi Sta. Dari stasiun ini kita jalan ke arah kiri menuju jalan besar dan jalan sekitar 500 m dan menyeberangi jalan. Lumayan mudah terjangkau, hanya saja saat itu panas terik banget… sampe keringat bercucuran .. walah. Pulangnya jangan heran ajah.. anak2 langsung ngadem di Starbuck yang di jalan… boleh juga nyobain Starbuck di sana, standard nya lumayan enak dibandingkan bikinan Indo.. harganya ga jauh beda.

3.     Puas minum, back to HARAJUKU Sta, karena kita akan telusuri ke Yoyogi Park kalo datang di Sunday kaya Catwalk raksasa).
Akses JR untuk Yoyogi ini jangan stop di YoyogiKoen Stasiun, karena akan jalan lebih jauh sekitar 30 menit, namun stop lah di Harajuku Sta, jarak tempuhnya lebih dekat hanya jalan kaki 5 menit. Dari arah exit mengarah ke kanan. Sebelum sampai belokan lampu merah ke kanan. Malah ketemu dengan MEIJI SHRINE (kuil Shinto), mampir sebentar ke Meiji dan foto2 bentar, namun tidak masuk karena area ini sangat luas, ga bakal selesai sampe jam 3 pm.

Beberapa aturan / etika saat masuk ke dalam lingkungan kuil diantaranya : di gerbangnya (torii) membungkuk satu kali saat masuk dan keluar, membersihkan tangan dan mulut di pancuran (Temizuya), tidak boleh menggunakan tripod dan tidak boleh mengambil foto dari dalam kuil (diatas kepala ada atap). Seperti banyak kuil di Jepang, disebelah main hallnya terdapat toko penjual jimat tetapi khusus di Meiji terdapat pohon yang dibawahnya terdapat rak-rak tempat orang menggantungkan Ema (papan kayu) berisi berbagai harapan mereka).

4.     Lanjut ke YOYOGI PARK, taman ini biasa digunakan untuk festival, ada flea market (pasar murah, Banyak atraksi dan orang2 berpakaian aneh dan kawaii), ada pertunjukan Gank Motor (ramah), Flea Market (sojong) barang2 murah - weekend jam 9/10 hingga 4/5 pm banting harga tawar menawar.

5.     Dari Yoyogi park, kita kembali ke Hotel Tokyu Stay via JR, karena kita janjian ketemu kembali jam 3 pm.  Kita ambil semua luggage, dari hotel kita jalan di atas tidak melewati subway lagi. Perjalanan dengan menyeret semua luggage, dengan masing2 tambahan bagasi membuat kami cukup repot juga di sepanjang jalan yang ada naik turun (itu hal yang dihindari dalam subway, karena rata2 tangga sangat sedikit yang menyediakan elevator). Dari hotel Tokyu, kita jalan ke arah kanan jalan raya dan jalan lurus hingga perempatan lampu merah baru belok ke kiri (ada petunjuk jalan ke JR sta) seret semua luggage, masuk dari Mall Lumine, baru naik JR Shinjuku menuju JR. Tokyo ambil Marunochi Line M 09 - hingga M 17 = sekitar 17 menit (saving JR : Y 200).

6.     Tujuan berikutnya adalah KYOTO. Dari JR Shinjuku sampai ke Stasiun Tokyo dulu. Sesampainya di stasiun Tokyo lakukan pendaftaran lagi Reserved Seat, kita naik Shinkansen Hikari dengan durasi hampir 3 jam (saving JR : Y 13.600). Sempat beli Tokyo Banana, antrian begitu panjang… rada takut juga.. Tokyo Banana ini ada ga di Osaka (karena banyak pesenan buat ole2)… Beli dulu de beberapa kotak. Isi 1 kotak beragam ada yang 4, 8 dan 12. I beli yang isi 8 harganya Y 1.039 sedangkan yang caramel (bentuk loreng2 macan harga Y 1.089).

7.     Perjalanan kereta 3 Jam dengan semua barang-barang kita bawa di tempat duduk masing-masing. Sampai kita di KYOTO - Kyoto station : pusat JR Railways (banyak makanan). Kyoto station sendiri mempunyai pesona turis tersendiri terdiri dari hampir 12 lantai (lantai atas terbuka dengan konsep taman). Bangunan ini paling modern - bagus, ada observatorium deck (24 jam) dan Sky Way (lorong kaca 45 derajat). Di lantai 11 ada Pusat Resto Kyoto. Sempet naik sampai the Cube lt 11. dan lt 10 ada Ramen Resto. Sungguh indah di station ini , orang2 nonton fountain show di luar stasiun… nanti dulu ah… mau nyari hotelnya duluuuu… berattt boookkk…

8.     Lokasi hotel : keluar dari Sta Kyoto mengarah ke kanan, menyeberang di perlimaan jalan raya depan stasiun Kyoto ambil yang kanan, lalu jalan lurus ke depan perempatan lampu merah lagi sudah terlihat hotelnya - ada di depan Lawson. Perjalanan 6 menit.

Stay 2 nites di Kyoto HOTEL STATION KYOTO WEST (ホテル ステーション京都西館), tatami+ futon. Lt 2 (ada lift) untuk taro lugage. Room : 215. Harga Y 30.000

Back to Kyoto sta foto2 di tangga menuju the Cube yang indah, jalan ke The Cube sudah pada tutup mau cari makanan karena sudah jam 10 malam. Akhirnya beli makan di Family Mart. Back to hotel dan tidur lagi dengan futon… beres2 futonnya lumayan lama...ahhh….


Day  10 (Mon, 20 July ) :
Transportasi di Kyoto, paling murah menggunakan One Day City Bus Terminal (Y 500) bisa beli di reseptionis hotel. Child is free karena sedang ada program Eco Summer day. Pass ini berlaku untuk akses tanpa batas naik bus seharian di Kyoto (tips naik bus : Harus naik dari bus belakang dan turun di bag depan).

1. KIYOMIZUDERA - Area HIGASHIMAYA ku 東山区 -"east mountain"(Kyotos  Best Preserved Historic District)
     
Dari Kyoto Sta. : naik bus 206 (platform D2) atau 100 yang mangkal di platfom D1 (atau 202 dan 207). Durasi 30 menit, stop di Kiyomizumichi. Dari halte Kiyomizumichi, jalan kaki ke arah kanan dan seberang jalan, jalan naik kurang lebih 10 mt (mendaki jalanan rumahan) menuju kuil. Masuk main hall : Y 300, ada batu cinta (Jishu Shrine, kuil Shinto yang dibangun bagi dewa cinta dan perjodohan).

Di bagian bawah dari Kiyomizu Temple ada Three Storied Pagoda menciptakan pemandangan yang “Jepang banget”.

Jalan ke bawah ada kolam Otowa Waterfall yang terletak di dasar Main Hall. sumber air ini karena Kiyomizu sendiri berarti air yang murni. Air Otowa disalurkan melalui 3 pancuran yang masing-masing dipercaya dapat memberikan kesehatan, umur panjang dan sukses di sekolah. Ada 2 aturan untuk minum air ini, yang pertama harus minum dari cangkir metal bergagang panjang yang telah disediakan. Air yang ditampung dalam cangkir metal ini dipercaya memberikan efek terapi tersendiri. Cangkirnya sangat bersih karena telah disterilisasi menggunakan sinar ultra violet. Aturan yang kedua, tidak boleh minum dari ketiga pancuran (pilih salah satu) karena minum dari ketiganya melambangkan ketamakan yang justru membuat tidak terkabulnya permintaan.

Saat pulang melewati Sannenzaka dan Ninnenzaka (tangga2) dan mampir ke toko-toko souvenir dan makanan disekitar tempat itu. dan kembali ke halte Bus untuk lanjut ke Ginkakuji.

2. GINKAKUJI (Kuil perak) , O: 08.30-17.00 HTM : Y 500
- Naik Bus No. 100  - stop di Halte Ginkakuji Mitchi + jalan kaki ke arah kuil.
- Ada taman pasir (“Sea of Silver Sand”)yang cantik dan taman lumut taman-tamannya yang indah (moss garden).
- Turun dari GINKAKUJI, melewati banyak tempat makanan kecil dan sempat beli Kue soes green tea, mocha green tea dan krupuk green tea… (semua berbau green tea). Sekalian dinner disini… (anak2 katsu buta, I n misua udon paling aman.. hehe)
Turun dari Ginkakuji, jalan sampai ke jalan raya 500 m, untuk menunggu bus 205 menuju Kuil KINKAKUJI.

3.     Sampai di KINKAKUJI (kuil emasnya) kalo tadi kuil perak sekarang emasnya. O : 09.00 - 17.00, Htm Y. 400.

4.     Selesainya naik Bus # 205 back to Kyoto Station, salah satu keponakan udah ga mau ikut perjalanan selanjutnya dan lebih memilih shopping. Perjalanan kita lanjutkan sekeluarga dan 2 orang lagi menuju next FUSHIMI INARI SHRINE (Open : 24 Jam - free)- 1000 torii (tempat ziarah), use JR (save JR = 140) JR Nara line No. 9 dari Kyoto Sta. turun di Inari Sta. (durasi 5 menit) langsung di depannya adalah kuilnya. Terdiri dari ribuan bahkan jutaan tori yang tersusun memanjang berbentuk track mengular sampai ke puncak. Total tori ada 1.035.000 buah… sehingga jika mau dijalankan, waktu tempuh untuk sampai ke puncak 2 jam. Treknya sangat panjang.

5.     Adventure at KYOTO STATION : back from Fushimi Inari sama seperti pada saat datang, dan stop di Kyoto Sta. Kami jalan ke lt 12 untuk menikmati pemandangan kota dari garden di atas The Cube, setelah itu jalan ke Skyway Tunnel yang terbentang 45 meter diatas stasiun. Dari terowongan kaca ini kita bisa melihat pemandangan didalam dan diluar stasiun. Untuk menuju tempat ini, dari pintu utama jalan saja ke arah kanan dimana terdapat eskalator panjang menuju ke tingkat paling atas yang bernama Daikaidan atau Great Staircase. Di ujung eskalator ini orang dapat bersantai sejenak di Happy Terrace, sebuah taman kecil yang banyak ditanami pohon bambu. Nah disebelahnya terdapat pintu masuk Skyway yang akan berakhir di jajaran restoran di lantai 11.

6. Kuliner di dalam Kyoto Sta :
Paling top Dinner Ramen di Lt 10. Ketemu kakak ipar lagi dengan makanan yang sama di ramen yang menggunakan vending machine.

7. Malam habis makan, kita masih jalan ke GION (pusat hiburan - red light - ada Geisha / Geiko) Naik Bus No. 206 HARUS FOTO DG GEISHA (Geiko) dan MAIKO (geisha yg muda) : Shashi nin Desuka? (jika mau ijin foto dengan mereka, asal sopan). Ke daerah GION harus sekitar jam 18.00. Halte Gion, durasi sekitar 30 menit.
 Jalan ke arah Hana-machi - HanamiKoji (flower street)- Paling ramai red distrct area.

8. Back to Kyoto Sta : naik Bus 100 / 206 di depan kuil Yasaka Shrine durasi 15 mt.


Day  11 (Tues, 21 July ) :

Bfast cup mie dulu then check out hotel menuju Kyoto Sta. lagi.

Hari ini akan menuju west area : ARASHIYAMA – luar kota. Daerah ini sejuk dengan hawa pegunungan, dan yang aku incer memang perjalanan dengan Sagano Scenic Railway. (info : Jangan kesini pada hari Minggu karena akan rame banget).

1.     Start dari Kyoto Sta (line 31) menuju Kameoka Torroko, stopnya di sta Umahori (durasi 22 menit) (saving JR = Y 320.

2.     Sampai di Sta. Umahori, exit dan jalan menuju ke kiri turun ke area persawahan, jalan lurus menuju ke Sta Kameoka Torroko +/- 12 menit untuk beli tiket Sagano, finally dapat yang jam 10.35 untuk seated car di No. 5 (car ini terbuka.. ini yang aku cari nihhh.. kebetulan bgt), car No. 1 - 4 adalah gerbong yang tertutup.

Adventure of : SAGANO SCENIC RAILWAY (dari Torokko Kameoka - Torokko Saga Arashiyama) First train jam 09.31 sampai 17.00, libur setiap hari Rabu (closed : dari tanggal 30/12 hingga 28/2). Harga tiket A Y 620, c Y 310.

Kereta akan 3x stop sebentar di beberapa tempat namun tidak boleh turun :
  1. Sta. Hazukyo (tebing pinggir sungai) lokasi yang sangat eksotik dengan jembatan panjang stasiun dan jalan raya.
  2. Jembatan yang melintasi sungai Hozu gawa River (stop sebentar).
  3. Sta. Torokko Arashiyama (yang di tengah Bamboo Grooves).

Kereta wisata yang membentang di sepanjang sungai Hozugawa antara Arashiyama dan Kameoka, melewati tebing, terowongan, sungai dan perbukitan.





3.     Stop terakhir di Saga Arashiyama. Lalu jalan kaki saja menuju area Bamboo Grooves yang terletak hanya sebelahan. Melewati kuil Tenruji. Area bamboo ini kaya film samurai. Keren juga … kalo datang malam diterangi dengan lampion sepanjang jalan… cantik sekali.

4.     Perjalanan setapak Bamboo Grooves mengarah ke kanan menuju arah Togetsukyo. Sampai di jalan raya belok kanan dan jalan lurus sampai ujung sekitar 500m akan ketemu pemandangan yang sangat indah berlatar belakang pegunungan. Singgah dan foto di Kuil Tenruji Temple depannya aja tetapi ga masuk (HTM : Y 500).

5.     Sampai di Togetsukyo Bridge (Landmark) - jembatan penghubung Arashiyama Selatan - Utara pemisah sungai Katsura & Hozu (landmark daerah Arashiyama. Jembatan kayu yang berusia lebih dari 400 tahun ini membentang diatas Katsura River dengan latar belakang pegunungan Arashiyama). Bisa naik beca (Rickshaw), tarif naik +/- 5000 – 7000 yen. Dari Togetsukyo Bridge, jalan lurus saja kurang lebih 500 meter sampai menemukan tanda belok menuju Chikurin-no Komichi dan Nonomiya Shrine.

6.     Monkey Park Iwatayama (Y 550) O: 09.00-17.00 tujuan melihat kera. Lokasi sebelah selatan Jembatan Togetsyoku, durasi 20' menyeberangi jembatan Togetsukyo.

7.     Untuk jalan kembali ke JR Saga Arashiyama, jalan 400 m di gang seberang jalan Tenruji Temple. Sempat pula mampir makan takoyaki (Y 500) kidosss again for sure…setelah ngisi air minum juga baru lanjutkan perjalanan sampe ujung jalan dan belok kiri mentok ketemu Stasiun JR nya.

8.     Dalam JR Saga sendiri ternyata ada pula museum kereta dan musical, jadinya kami mampir ngadem dulu setelah berjalan cukup jauh. Baru setelah itu naik ke lt 2 dan ambil JR rapid menuju Kyoto Sta.

9.     Dalam perjalanan pulang ke hotel Western untuk ambil barang concierge, sempatkan diri mampir di Daiso shoping2 a lil bit dan family mart buat puding yang super enak, now I will miss the pudding (huaaaa…).

10.  Back to Hotel ambil barang then to Osaka city.
Perjalanan dari Kyoto ke Osaka, jika menggunakan Shinkansen sekitar 13-14 menit tetapi stopnya di Shin Osaka (1 stasiun sebelum Osaka Sta). (saving JR : Y 560), lalu harus nyambung dari Shin Osaka - Osaka = 4 menit (saving Y 160). Tetapi jika kita naik Rapid, stop di semua stasiun dengan total durasi 28 menit namun bisa langsung sampai di Sta Osaka (train ini Non reserved Seat. Okeh… langsung saja ke Osaka Stasiun tanpa harus pindah lagi.. toh shinkansen uda bosen… cciiiiieeee…

11.  Perjalanan ke Osaka Sta lumayan cepat kok sambil tertidur2 bentar kan lumayan istirahat… Sampailah kita di stasiun yang terletak satu kompleks dengan Umeda Station. Keluar dari Sta. Osaka naik ke lt 2, sempat tanya2 dulu di bagian Information Center di bagian kanan jalan, karena ternyata lokasi hotel cukup rumit sehingga sebelumnya hotel aja susah menjelaskan via mail.

12.  Perjalanan ke Hotel kurang begitu lancer. Setelah turun ke lt 1 dari escalator, lalu harus ambil jalan ke arah kanan dan seberang keluar dari JR stasiun menuju Mall Hankyu E, setelah itu belok ke kanan (kalo kiri arah JR loop LIne) menuju mall, tembus keluar dari mall dan ambil arah kiri, seberang jalan, lalu seberang lagi dari perempatan Tsutaya, dan masuk ke gang sebelah Tsutaya jalan sampai 200 m, langsung ketemu hotelnya ada di bagian kanan jalan. Ternyataa…. Oww… ini area Red Light… wow… pantesan ya… sepanjang jalan ini banyak cewe2 dan cowo2 yang ehmm.. ehmmm… (cantik maksudnya loh). Sambil celingak celinguk…. Liatin anak cowoku lahhh….yang super guanteng…

Di OSAKA city, kita akan stay 2 malam di HOTEL FINE GARDEN UMEDA (ホテルファインガーデン梅田) R : 604. Dengan kamar yang super Luas 33m2, Harga ekonomis : Y 19.690, kamar luxury lengkap dengan alat pijat sampai ke jacuzi, udah bisa kebayang belon??? Taro barang dulu, mandi dan jalan lagi.

13.  Keluar lagi untuk sekedar cari dinner. Paling cepet di Hankyu E - Depachika (basement) nih, kita makan ramen buta.. yang penting kenyang.. tapi enak juga loh. Abis dinner, jalan2 bentar beli pop corn dan sushi di Depachika Sogo yang harganya udah discount 50% .. wow jadi murah banget dengan super quality.

Pisah jalan dengan para keponakan nih, lalu kita lanjut jalan sekitar Osaka Sta dan menuju HEP Five - Hankyu Entertainmet Park (O : 11.00-23.00) untuk riding on Bianglala Raksasa Durasi 15mt. HTM = Y 500.
HEP Five berjarak +/- 450 meter sebelah barat stasiun, akses dari lantai 7 dengan naik lift, dan beli tiket di vending machine.

Day  12 (Wed, 22 July ) :
UNIVESAL STUDIO : Open 10.00-17.00 peak sd 21.00, HTM 1 day pass = Y 7.200 (A), Y 4.980 (c). If 2 Day Pass Y 11.000).
Di Universal tidak ada Night show, hanya ada parade buat salam2an.

1.     Osaka Sta - UNIVERSAL CITY (15 MENIT).
Akses : Jalan jam 8.30 ke arah Loop Line JR. Naik JR Kishuji Rapid Service dari Osaka Sta [Departure track No.1] sampe sta. NISHIKUJO, lalu sambung dengan JR. Yumesaki Line  sampe di Sta. Universal City (5 mt) (saving JR Y 180).
Sampai di Universal City Walk ini juga merupakan tempat hiburan dan entrance plaza sebelum masuk ke theme parks.

2. Saat pulang sama dengan waktu kedatangan : dari UNIVERSAL CITY ke NISHIKUJO dg JR Yumesaki Line (6 menit) - pindah ke Osaka Loop Line (outer Loop) 6 menit sampe Osaka.
Di Universal City sebelum pulang, mampir dulu ke Osaka Takoyaki Museum yang terletak di lantai 2, lihat cara pembuatan Takoyaki dimana berjejer semua penjaja takoyaki dengan keahlian masaknya masing2. 1 set takoyaki dijual sekitar Y 500 sampai 1.000 tergantung jumlah dan ketenarannya yang masak J Juga kita mampir beli onigiri yang super big… isi B2 .. nah ini juga enak banget.. sambil menunggu orang2 yang lagi jalan pulang kemungkinan ramenya ajubile dan membludak di stasiun.

Day  13 (Thurs, 23 July ) :
Pagi check out dari Hotel dan concierge jam 09.00 dan concierge all bagae, sempat breakfast dulu di satu resuto jalan menuju Osaka Sta. makanannya super enak, buanyak dan murah pulak. Sedih juga karena baru tau di hari terakhir… makan per porsi banyak dan besar, kenyang banget.

1.     OSAKA CASTLE :
Akses : menggunakan JR pass kita, masuk ke Osaka Loop Line stop di Sta. Marinomiya (1 sta setelah Osakajokoen) (save JR = 160). Exit dari stasiun menuju kanan dan turun lalu keluar dan seberangi jalan, lampu merah setelah penyeberangan belok ke kanan. Pertama melewati Osaka Park dulu dan sampai di ujung baru ketemu castlenya. Jika mau masuk museum bayar Y 600. (O : 09.00-17.00) - paling bagus di atas jam 4 pm karena bisa lihat seantero Osaka.  Jika mau naik ke Observation Deck di lantai 8 bisa liat pemandangan indah seluruh kota Osaka.

2.    DOTONBORI
Dari Sta. Marinomiya naik red line, menuju Tennoji --> pindah ke Q line (Yamatoji Line) hijau - JR line 14 yang menuju ke Shin Imamiyabaru untuk kemudian pindah ke Line 2 - JR Namba.

Sampai di Stasiun Namba, Exit C ke arah atas, jalan ke atas lurus, menyeberangi jalan lampu merah dan kelihatan langsung DOTONBORI ROAD dan DOTONBORI RIVER (Venetianya Jepang). Jalan sepanjang Dotonbori (Pu sing jie) sampai ujung setelah itu seberangi jalan dan akan ketemu area NAMBA WALK.

3.    Shinsaibashi Suji dan Ebisu Bashi Bridge
berada tepat diujung Shoping Arcade.  Jembatan ini memang top karena persis di depannya terdapat landmark Dotonbori : Mr. Glico Man , Kuidaore Taro, berupa boneka seukuran manusia berbaju badut sedang menabuh drum, kepiting raksasa Kani Doraku Crab, restoran takoyaki Otakoya dan ikan kembung raksasa diatas restoran Zubora-ya.
Aktivitas di sana paling seru nih menjelang mau pulang kampong tentunya kita berburu oleh-oleh dan pembelian macam2 lah terutama kosmetik Jepang, titipan dll. Shopping sepanjang jalan Shinsaibashi benar2 surga karena penuh dengan orang2 tetapi tetap tertib spt kita belanja di Matsumoto (kosmetik) dan sudah bisa langsung dipack ala airport dan tax free dengan menunjukkan passport. Beli another things : sepatu Nike (di ABC Mart), aksesoris, tas dan baju2 yang ternyata harganya juga tidak terlalu mahal. Sempat juga mampir ke Daiso sambil beli chili powder, aksesoris buat ole2 yaang harganya berkisar Y 100 + tax 8% = 108.

Sempet cari lunch dan makan roti2an tapi tempat makan kali ini kurang oke, karena lumayan mahal dan tidak enak. Okonomiyaki nya ga keru2an… aneh juga baru kali ini kita dapet yang ga enak, padahal selama ini .. uenak banget… haishhh… akhirnya malah makan Mc Donnald lagi deh… sebel…

4.    Dari DOTONBORI jalan balik ke JR Namba
Pulangnya dari Sta JR Namba, naik JR Yamatoji Line Local - Sta. SHINIMAMIYA (4 mt) lalu naik JR Rapid service 14 menit hingga Sta. Osaka [Arrival track no. 2] (JR save Y 190).

5.    Back to hotel Umeda
Tujuannya balik ke Umeda Hotel ambil semua bagasi yang tadi concierge dan siap jalan menuju KANSAI AIRPORT tanpa dinner lagi karena takutnya JR pass akan berakhir di jam 00.00 (durasi estimasi 71 menit).
Akses : Dari Osaka Sta langsung naik Rapid (Line 1) Car 1-4 direct ke Airport Kansai pada jam 22.07, sedangkan car No. 5-7 dilepas utk lanjut ke arah lain dengan sisa yang depan menuju airport Kansai International Airport direct. Sampai di airport Kansai jam 23.15. 

6.    Kansai International Airport - KLIA 2 Terminal 3.
Free WIFI. Jika ingin mandi tersedia shower room dg sistem koin Y 300 selama 15 mt (ada sabun, shampoo, conditioner, dll).
Tidur di Kansai Airport di Lantai 4 bag check in yang menyediakan bangku2 panjang dan cukup banyak. Sebelum benah2 mau tiduran sempat makan dulu di Gyudon lantai 1 (udon lageee) perut terasa angeeett nyaman, palagi kidos… mereka biasanya ga kuat nahan laper. Baru naik ke Lt 4 utk bobo ria.. Hampir di setiap lantai disediakan bangku2 panjang yang diperuntukan memang for sleeping, dan banyak banget penumpang yang melakukan hal tersebut, seolah2 uda common… tidak ada larangan, tidak berisik, semua dilakukan dengan tertib, dan yang penting aman… bagasi ga ada yang sentuh dengan posisi semula walaupun cara kita tidur uda pake tudung kepala segala… jadi invisible… dan baggage juga ikutan tidur J

Day  14 (Fri, 24 July ) :
Pagi terbangun karena orang2 mulai berdatangan, kita pun mulai sibuk berbenah dan cuci muka ala kadarnya, cari makanan (Mc D dan Lawson ada). Hanya menunggu jam keberangkatan dan masuk imigrasi.

Check in Air Asia : D7 533 KIX - KL jam 11.00- 16.45 (durasi 7 jam). Bagasi 30 kg, beli makan suami dan kidos.
Sampe di KL transit 4 jam, Berangkat lagi dari KL jam 21.30,QZ 207 KL- CGK (20.20 - 23.25), telat 1 jam hingga berangkat jam 22.30 sampe di Jakarta jam 00.30. Home Sweet Homeee….. anak2 langsung minta masakin … Indomie.. My Gosh… aku juga kangen banget debu2nya Jakarta.

Thank You God… we are home safely in Your blessing filled with sweet memories from Yokoso Nihon … to Sayonara Nihon…
Love and Regards…. Enjoyed and continued to another adventures…. See yaa…


Akhir kata, tiada gading yang tak retak... maafkan pabila tulisan ini tidak berkenan dan masih banyak kekurangan.
Yang selalu harus diingat saat di Jepang, selalu bersikap sopan dengan tundukan kepala dan membungkukan badan sambil mengucapkan “sumimasen” – setiap kali ingin menanyakan sesuatu atau memanggil orang, apalagi sampai menabrak orang J selalu “Arigato gozaimasu” –terima kasih... apapun kejadiannya... baik terima maupun memberikan servis dan semuanya... sambil tersenyum... Hampir semua orang Jepang punya niat membantu, hanya saja mereka kadangkala malu tidak bisa berbahasa Inggris, respect mereka jika mereka menggelengkan kepala karena bukan berarti mereka ga mau.... tapi mau mengatakan ... maaf saya belum mampu menjawab Anda... Arigato gozaimasu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar